HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK
YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RSUD CIBABAT KOTA CIMAHI

Istianah, Meilirianta, Nurhikmah A.
Simposium Nasional Keperawatan Kritis, 14-15 Oktober 2015

 

Latar Belakang : Kualitas hidup merupakan rasa kesejahteraan bagi seseorang yang berasal dari kepuasaan atau ketidak puasaan dengan bidang-bidang kehidupan. Sebagian besar pasien gagal ginjal kronik kualitas hidupnya rendah, sehingga merasa tidak berarti lagi. Salah satu dukungan keluarga adalah memotivasi pasien untuk terapi hemodialisa.

Tujuan : Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa.

Metode : Penelitian ini dilakukan pada pasien yang telah menjalani terapi hemodialisa di RSUD Cibabat. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 80 orang dengan teknik purposive sampling.

Hasil : Sebagian besar (60%) pasien hemodialisa mendapatkan dukungan keluarga, serta sebagian (58,8%) pasien hemodialisa memiliki kualitas hidup baik. Hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa dengan p-value 0,002 (α<0,05).

Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa.

 

Unduh prosiding (pdf, 545 KB)          Unduh fulltext (pdf, 51 KB)          Unduh poster (jpg, 891 KB)

blank

 

UNDUH | Brosur | Logo | Hymne & MarsPeraturan & ProsedurPanduan & Pedoman |  Formulir |                                                                                        ^ kembali ke atas