KAJIAN AWAL PENGGUNAAN AIR CUCIAN BERAS
SEBAGAI KOMPONEN MEDIUM PERTUMBUHAN Aspergillus niger

Handarini, Suyarta Efrida Pakpahan, Irma Hatimah
Jurnal Kesehatan Rajawali Vol. 6 No. 10, Maret 2017

 

Latar Belakang : Medium pertumbuhan yang umum digunakan untuk kapang adalah Potato Dextrose Agar.

Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh penggunaan air cucian beras dalam beberapa konsentrasi sebagai salah satu komponen medium terhadap pertumbuhan koloni Aspergillus niger, (2) menentukan konsentrasi air cucian beras yang berpengaruh paling baik terhadap pertumbuhan koloni Aspergillus niger.

Metode Penelitian : Parameter pertumbuhan koloni yang diamati adalah diameter koloni dan diameter conidial head. Taraf konsentrasi air cucian beras yang diujikan adalah 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100% yang dilarutkan bersama dengan agar dan dextrose.

Hasil : Hasil pengujian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan air cucian beras terhadap pertumbuhan Aspergillus niger. Koloni Aspergillus niger yang tumbuh pada medium air cucian beras dengan konsentrasi 50% sampai dengan 100% menunjukkan diameter koloni lebih besar daripada diameter koloni yang tumbuh pada medium PDA. Ukuran diameter conidial head dari sel yang tumbuh pada konsentrasi 80% sampai dengan 100% menunjukkan lebih besar dari ukuran diameter conidial head dari sel yang tumbuh pada medium PDA.

Simpulan : Konsentrasi air cucian beras yang menunjukkan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan koloni Aspergillus niger adalah konsentrasi 100%.

Kata kunci : Aspergillus niger, air cucian beras.

 

Unduh fulltext (pdf, 183 KB)

blank

 

UNDUH | Brosur | Logo | Hymne & MarsPeraturan & ProsedurPanduan & Pedoman |  Formulir |                                                                                        ^ kembali ke atas